Tuesday, November 30, 2004

Sang Tulang Rusuk

Pada suatu ketika datanglah seorang murid kepada gurunya dan berkata:
Murid: Aku telah memilih seorang wanita untuk menjadi pasangan hidupku dan memutuskan untuk segera menikahinya.
Guru: Muridku, saya senang mendengarnya, namun sepertinya ada menggundahkan hatimu?
Murid: Begitu dalam cintaku padanya, sehingga hatiku diliputi kegalauan, apakah aku dapat membahagiakannya kelak? Apakah yang harus aku perbuat bagi wanita pilihan hatiku itu?
Guru: Muridku, tahukah engkau darimana wanita itu diciptakan?
Murid: Dari tulang rusuk seorang pria, seperti aku ini adanya.
Guru: Mengapakah tidak diciptakan dari bagian atas kepalamu?
Murid: Kiranya tidak untuk menjadi atasanku.
Guru: Mengapakah tidak diciptakan dari bagian bawah kakimu?
Murid: Kiranya tidak untuk menjadi bawahanku.
Guru: Jadi mengapakah diciptakan dari bagian tulang rusukmu?
Murid: Kiranya dekat dengan hatiku untuk selalu dicintai dan di bawah kedua lenganku untuk senantiasa kudekap dan kulindungi. Jadi apakah yang harus kuperbuat?
Guru: Perbuatlah seperti yang engkau katakan, dan ingatlah selalu peran tulang rusuk yang sebegitu besar melindungi organ dalam tubuhmu, dan demikianlah kiranya seorang wanita yang sepertinya terlihat lemah akan melindungi dan menjaga martabat pria pasangan hidupnya.